HOTLINE: 0811 962 9541
Strategic Partner

Testimonial CellSafe believer

1. Penyimpanan sel induk di CellSafe dapat dilakukan di 2 tempat, yakni di Indonesia atau Malaysia. Kami memilih untuk menyimpan di Indonesia. Bagi Kami, itulah salah satu kelebihan CellSafe : memiliki laboratorium yang mengacu pada standar internasional di Indonesia. Apalagi, di Indonesia, CellSafe bekerja sama dengan perusahaan farmasi terkemuka Kimia Farma. Sehingga keamanan dan kualitas proses penyimpanannya - di Indonesia khususnya - tak perlu diragukan lagi.

2. Selain itu, hingga saat Saya menulis testimoni ini, CellSafe merupakan satu-satunya laboratorium yang melakukan penyimpanan sel induk dalam 8 wadah (cryovials). Sehingga bisa dipergunakan lebih dari 1 kali. Saat ini, kalaupun ada yang menyimpan lebih dari 1 wadah, biasanya hanya 2 wadah saja. Belum ada yang membagi stem sel dalam 8 cryovials.

3. Selain itu , CellSafe juga memberikan perlindungan bagi Kami. Sehingga, apabila terjadi resiko meninggal pada Saya atau suami sebelum anak Kami berusia 21 tahun, maka CellSafe akan terus menyimpan stem sel hingga anak (pemilik stem sel) berusia 21 tahun, tanpa biaya apapun plus perlindungan lainnya yang memberi Kami rasa aman.

Saya memang berharap tak pernah menggunakan stem sel ini. Kendati demikian, untuk berjaga-jaga, Saya perlu menyimpan stem sel di tempat yang tepat. Sehingga, Saya dan suami merasa aman. Dan itu Saya dapatkan di CellSafe. Karena itulah pada akhirnya Kami menjatuhkan pilihan pada CellSafe International.

Beberapa hari sebelum Adilla Jelita melahirkan, Indra Bekti (34) secara resmi disponsori salah satu vendor terkait penyimpanan sel darah tali pusar putri pertamanya, Davania Sahira Indra Bekti yang lahir 23 Mei silam.

"Saya simpan di CellSafe. Dari beberapa materi yang saya pelajari, stem cell yakni sel induk yang kita koleksi diambil dari darah tali pusar. Darah yang mengalir dari plasenta ke tali pusar kita ambil untuk disimpan. Sementara plasenta atau ari-arinya tetap ditanam di rumah. Tradisi ayah pulang lalu menggali tanah untuk menanam ari-ari anak tetap saya lakoni. Yang disimpan darahnya, bukan ari-arinya," terang presenter Ceriwis kepada Bintang.

Ternyata menyimpan sel induk (punca) ini sangat bermanfaat kalau nanti Davania sakit. Kalau suatu saat sel darah dibutuhkan, bisa diambil. Bagi Indra, ini investasi kesehatan jangka panjang. Ia beruntung karena vendor bersedia mensponsori Dava hingga berusia 21 tahun.

"Setelah genap 21 tahun, saya ditawari mau diperpanjang atau tidak. Kalau mau diperpanjang, saya membayar setiap tahun 1,5 juta," ujarnya. Bagi bintang 5 Sehat 4 Sempurna, menabung sel darah tali pusar bukan sekadar mengikuti tren. Beberapa literatur yang sempat dibaca meyakinkannya untuk menabung sel darah si sulung.

Sel darah tali pusar kerap disebut sel induk atau sel punca. Sel ini diyakini mempunyai potensi sangat tinggi untuk berkembang menjadi banyak jenis sel yang berbeda di dalam tubuh manusia. Sel punca berfungsi menjadi sistem perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup organisme.

"Yang saya tahu, ketika si pemilik sel jatuh sakit dan memerlukan pertolongan, sel darah yang disimpan akan dibentuk menjadi sel lain yang diharapkan bisa membantu proses penyembuhan. Kemudian sel yang sudah diubah dimasukkan ke dalam tubuh si pemilik darah. Sebagai orang tua, saya akan terus mengikuti isu kesehatan yang sedang bergulir. Intinya, ini demi kebaikan si kecil kelak. Orang tua wajib mengupayakan," Indra menambahkan.

  • Jakarta
    Medan
    Bandung
    Surabaya
    Malang
    Denpasar
  • 0811 962 9541
    0812 2020 6301
    0811 6001 68
    0315 6885 00
    0838 3400 9123
    0812 3455 5034